Bagaimana masa depan pasar crypto di India?

Bagaimana masa depan pasar crypto di India?

pengantar

Anda mungkin telah memperhatikan bahwa pasar cryptocurrency sedang meningkat. Bitcoin, khususnya, telah mengalami peningkatan nilai yang meroket dalam beberapa bulan terakhir. Tapi apa artinya ini bagi India? Baru-baru ini, Reserve Bank of India (RBI) mengumumkan akan menjajaki kemungkinan menerbitkan mata uang digitalnya sendiri.

Hal ini telah menimbulkan banyak spekulasi di pihak warga India tentang apa artinya ini bagi masa depan cryptocurrency di India. Beberapa percaya ini bisa menjadi pertanda positif bagi industri, sementara yang lain percaya tindakan RBI bisa menimbulkan bencana bagi mata uang digital di India.

Faktor Kecelakaan Crypto

Anda mungkin bertanya-tanya apa yang menyebabkan lonjakan tiba-tiba harga crypto dan apakah itu berkelanjutan dalam jangka panjang atau tidak.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan itu. Yang pertama adalah meningkatnya peraturan di pasar cryptocurrency oleh pemerintah di seluruh dunia. Misalnya, regulator China telah membatasi pertukaran kripto dan penawaran koin awal (ICO).

Alasan lain mungkin adalah peretasan baru-baru ini di bursa utama seperti Coincheck, yang membuat pencuri menghasilkan lebih dari $500 juta token digital. Ini telah membuat investor lebih berhati-hati dalam berinvestasi dalam cryptocurrency, karena mereka takut insiden serupa dapat terjadi pada mereka.

Ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina, ditambah dengan kebijakan penguncian COVID-19 nasional China, telah menyebabkan tekanan besar pada sisi penawaran, yang menyebabkan gangguan produksi global dan, dengan demikian, terus meningkatkan harga pangan dan biaya produksi yang menyebabkan tingginya tingkat inflasi di bagian dunia tertentu.

Sikap Regulasi Pemerintah

Pemerintah India baru-baru ini menerapkan pajak 1% yang dipotong pada sumbernya (TDS) pada mata uang kripto, yang mulai berlaku 1 Juli 2022. Akibatnya, pertukaran kripto seperti WazirX, CoinDCX, dan ZebPay mengalami penurunan besar dalam perdagangan spot dan volume intraday. Menurut Crebaco Global, sebuah firma riset crypto, volume perdagangan harian menurun sebesar 60-80% dalam waktu 4-5 hari sejak kebijakan baru.

Perkembangan ini telah menyebabkan industri bersatu dalam pendapatnya tentang pajak VDA – percaya bahwa hal itu akan menghambat investasi lebih lanjut. Selain itu, pembatasan penggunaan UPI untuk transaksi cryptocurrency telah menyebabkan pemain global seperti Coinbase keluar dari India segera setelah diluncurkan di sana.

Perusahaan Cryptocurrency juga dilaporkan sedang diselidiki berdasarkan dugaan penyimpangan keuangan – dengan eksekutif puncak perusahaan seperti WazirX, CoinSwitch Kuber, dan CoinDCX dipanggil untuk transaksi crypto senilai crores Rupee (menurut artikel Economic Times).

Akankah Pasar Pertukaran Crypto naik di India pada tahun 2023?

Menurut Anda, bagaimana menurut Anda kemungkinan pasar pertukaran crypto meningkat di India pada tahun 2023? Apakah Anda melihat ini sebagai tren positif atau negatif? Mengapa? Pasar pertukaran kripto adalah sumber pasar tempat bentuk uang kriptografi diperdagangkan dan dipertukarkan. Probabilitas kenaikan pasar pertukaran crypto di India akan tinggi karena ledakan aplikasi blockchain yang akan datang. Teknologi Blockchain telah merevolusi banyak industri, seperti perbankan dan rantai pasokan. Akibatnya, bank, perusahaan, dan pemerintah mencoba mengadopsi teknologi dalam proses mereka.

Ledakan aplikasi blockchain akan meningkatkan permintaan akan bentuk uang kriptografi seperti bitcoin dan ethereum. Pertukaran akan menjadi platform utama untuk memperdagangkannya. Salah satu karakteristik unik dari platform perdagangan pertukaran crypto adalah pasar global dengan platform perdagangan di berbagai negara. Menurut sebuah penelitian, lebih dari 200 pertukaran Crypto telah diluncurkan di seluruh dunia sejak 2017. India adalah salah satu dari sepuluh negara teratas dengan jumlah pertukaran Crypto tertinggi. Akankah Pasar Pertukaran Crypto naik di India pada tahun 2023? – Menurut laporan tersebut, sekitar 150 pertukaran Crypto India beroperasi di seluruh dunia.

Kesimpulan

Munculnya pasar pertukaran crypto di India merupakan perkembangan menarik yang dapat membawa peluang baru bagi investor. Namun, mengetahui potensi risiko yang terkait dengan investasi mata uang digital juga penting. Masih belum jelas mengapa lonjakan tiba-tiba dalam jumlah pertukaran crypto di India ini terjadi. Pendirian RBI tentang cryptocurrency tidak berubah, dan masih belum mengakuinya sebagai alat pembayaran yang sah.

Sikap RBI mungkin mendorong investor India menuju bursa yang tidak diatur. Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua bursa di negara ini tidak berlisensi. Beberapa bursa terkenal dan populer adalah Zebpay, Koinex, dan Coinsecure, semuanya berlisensi dan terdaftar di SEBI.

Popularitas cryptocurrency di India sedang meningkat, terbukti dari jumlah pertukaran crypto yang bermunculan di negara tersebut dalam waktu singkat. Akan menarik untuk melihat bagaimana pasar pertukaran crypto di India tumbuh di masa depan.

Author: Jason Gray